Buletin Mei
Transparansi, Akuntabilitas, dan Kepercayaan
Transparansi, Akuntabilitas, dan Kepercayaan
Pasar Malam
Pasar terbesar dan terseruan di dunia!
Erik berbicara dengan para petani dari Desa yang terkena banjir dan kehilangan pertanian, tanaman, serta panen mereka. Keluarga-keluarga yang terdampak menghadapi kebangkrutan, kemiskinan, dan masalah besar yang menanti.
Erik di sini untuk berbelanja, membeli kulkas dan kipas angin untuk panti asuhan di Yogyakarta
Erik, seorang warga negara Indo-Belanda, berperan sebagai perantara, bertindak sebagai jembatan Indo-Belanda bagi administrator lokal dan perwakilan kementerian Indonesia.
Apa yang dimulai sebagai presentasi teknis tentang air dan infrastruktur telah berkembang menjadi proyek sosial yang lebih luas.
Percakapan dengan masyarakat setempat di wilayah Dessas mengungkapkan bahwa kemiskinan yang mendalam dan masa depan yang tidak pasti menjadi penyebab masalah air. Anak-anak, khususnya, tumbuh tanpa prospek, bergantung pada keadaan di luar kendali mereka.
Di sinilah ide jembatan Indo-Belanda muncul: sebuah koneksi manusiawi dan simbolis, yang dipupuk oleh orang-orang Indo-Belanda yang memahami bagaimana rasanya hidup di antara dua dunia. Jembatan ini menghubungkan Belanda dan Indonesia, tetapi yang lebih penting, menghubungkan orang dengan orang untuk anak-anak yang membutuhkan.
Keyakinan ini melahirkan Yayasan KIDS in Dire Straits, yang menawarkan prospek bagi anak-anak miskin melalui keterlibatan dan koneksi berkelanjutan, berdasarkan keyakinan bahwa setiap anak berhak atas masa depan yang penuh harapan.
Video-video ini diambil beberapa hari terakhir di distrik Balangan Amuntai. Beginilah tampilan banjir di mana para petani kehilangan panen mereka.
Amstelveenseweg 643
1081 JD Amsterdam
Belanda
+31 20 64 41 094
info@stichtingkids.org
www.stichtingkids.org
Nomor KvK: 97123994
Rabobank: IBAN NL05RABO 0144851229
Sejak 28 April 2025 terdaftar sebagai ANBI. Donasi, sumbangan, termasuk warisan, dapat dikurangkan dari pajak